Amazon dan barcode
Apa itu Amazon Fulfillment?
Amazon Fulfillment adalah layanan untuk pedagang dan penjual: Amazon menyimpan, mengemas, dan mengirimkan produk mereka. Penjual mengirimkan stok ke salah satu dari banyak gudang Amazon dan Amazon menangani sisanya. Ketika pesanan masuk, Amazon mengemas barang dan mengirimkannya. Layanan pelanggan dan pengembalian juga melalui Amazon, atas nama penjual.
Manfaat yang didapatkan penjual: jangkauan yang lebih luas, pelanggan yang lebih bahagia, pengiriman yang lebih cepat, dan penyimpanan yang lebih baik untuk produk mereka. Amazon menjalankan logistik, sehingga waktu dan sumber daya penjual dapat dialokasikan ke bagian bisnis lainnya.
Barcode apa yang dibutuhkan untuk barang Amazon Fulfillment?
Siapa pun yang berjualan di Amazon dan menggunakan Amazon Fulfillment membutuhkan barcode produk standar pada setiap barang. Dalam ritel, biasanya itu berarti UPC (Universal Product Code) atau EAN (European Article Number). Sebagian besar produsen menggunakannya, dan hampir setiap produk di rak toko memiliki barcode tersebut.
Penjual yang ingin Amazon Fulfillment menyimpan dan mengirimkan produk mereka membutuhkan salah satu dari dua kode tersebut pada produk, agar Amazon dapat mengenali dan memprosesnya. Jika suatu produk tidak memiliki barcode, penjual dapat membeli barcode UPC atau EAN dan menempelkannya.
Selain barcode standar, penjual juga dapat membuat barcode FNSKU (Fulfillment Network Stock Keeping Unit) untuk produk mereka, yang dirancang khusus untuk digunakan dengan Amazon Fulfillment. Barcode ini mengidentifikasi produk yang disimpan dan dikirim oleh Amazon. Penjual yang menggunakan FNSKU harus memberi label pada setiap unit dengan barcode tersebut.
Bagaimana barcode FNSKU dihasilkan?
Amazon menghasilkan barcode FNSKU (Fulfillment Network Stock Keeping Unit). Barcode ini unik dan mengidentifikasi satu produk yang disimpan dan dikirim oleh Amazon Fulfillment. Amazon membuatnya secara otomatis setelah penjual mendaftarkan produk dan mengirimkan inventaris ke gudang Amazon.
Untuk mendapatkan kode yang tepat pada produk yang tepat, penjual harus mendaftarkan produk dengan benar dan meminta barcode selama proses pendaftaran. Setelah itu, barcode dapat diunduh dari akun Penjual Amazon dan diterapkan pada produk.
Barcode FNSKU harus ditempelkan dengan benar agar Amazon dapat mengidentifikasi produk. Letakkan di tempat yang mudah terlihat, idealnya pada kemasan atau label.
Jika penjual mengubah produk, kemasan, atau label misalnya, barcode FNSKU harus diperbarui. Hal ini menjaga agar produk tetap teridentifikasi dengan benar dan ditangani dengan tepat di gudang Amazon dan selama pengiriman.
Jenis barcode apa yang digunakan untuk mengkodekan FNSKU?
FNSKU biasanya dikodekan sebagai EAN-13. Barcode EAN-13 memiliki 13 digit: kode negara, kode produsen, dan kode produk. Kode FNSKU berada dalam rentang kode produk EAN-13 dan membawa informasi tambahan yang secara unik mengidentifikasi produk dan mengaitkannya dengan sistem Pemenuhan Amazon.
Setiap produk yang disimpan dan dikirim oleh Pemenuhan Amazon membawa barcode ini. Amazon menggunakannya untuk mengidentifikasi barang dalam sistem mereka sendiri, melacaknya, dan mengelola stok gudang. Saat pesanan masuk, kode tersebut dipindai untuk menemukan barang yang tepat di gudang dan mempersiapkannya untuk pengiriman.
Kode batang FNSKU harus ditempel dengan benar dan mudah dibaca, sehingga Amazon dapat mengidentifikasi dan memproses produk dengan benar. Kode yang salah atau tidak terbaca dapat menyebabkan masalah dalam pengiriman dan distribusi.
Kode batang FNSKU harus ditempel dengan benar dan mudah dibaca, sehingga Amazon dapat mengidentifikasi dan memproses produk dengan benar. Kode yang salah atau tidak terbaca dapat menyebabkan masalah dalam pengiriman dan distribusi.